Dalil Qurban Lengkap: Ayat Al-Qur’an, Hadis, dan Kitab Salaf Ahlussunnah wal Jamaah
Ibadah qurban atau udhiyah merupakan salah satu syiar besar dalam Islam yang sangat dianjurkan bagi kaum muslimin yang mampu. Dalam pandangan Ahlussunnah wal Jamaah, qurban bukan hanya sekadar menyembelih hewan, tetapi bentuk ketakwaan, rasa syukur, dan pengorbanan kepada Allah SWT sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim dan Nabi Muhammad ﷺ.
Dalil tentang qurban sangat banyak ditemukan dalam Al-Qur’an, hadis Nabi, serta penjelasan para ulama salaf dari kalangan fuqaha Ahlussunnah. Berikut kumpulan ayat, hadis, dan referensi kitab salaf lengkap dengan teks Arab, latin, dan terjemahnya.
Dalil Al-Qur’an tentang Qurban
QS Al-Kawtsar Ayat 2
فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ
Fa shalli li rabbika wanhar.
Terjemah: “Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan berqurbanlah.”
Ayat ini menjadi salah satu dasar utama disyariatkannya qurban dalam Islam. Para mufassir menjelaskan bahwa perintah “wanhar” berarti menyembelih hewan qurban sebagai bentuk ibadah kepada Allah SWT.
QS Al-Hajj Ayat 36
وَالْبُدْنَ جَعَلْنَاهَا لَكُم مِّن شَعَائِرِ اللَّهِ لَكُمْ فِيهَا خَيْرٌ
Wal-budna ja‘alnaha lakum min sya‘airillah lakum fiha khair.
Terjemah: “Dan telah Kami jadikan unta-unta itu untuk kamu sebagai bagian dari syiar Allah, kamu memperoleh banyak kebaikan padanya.”
Ayat ini menunjukkan bahwa qurban termasuk syiar besar Islam yang memiliki banyak keutamaan dan manfaat bagi umat manusia.
QS Al-Hajj Ayat 37
لَن يَنَالَ اللَّهَ لُحُومُهَا وَلَا دِمَاؤُهَا وَلَٰكِن يَنَالُهُ التَّقْوَىٰ مِنكُمْ
Lan yanalallaha luhumuha wa la dima’uha wa lakin yanaluhut-taqwa minkum.
Terjemah: “Daging dan darahnya itu sekali-kali tidak akan sampai kepada Allah, tetapi yang sampai kepada-Nya adalah ketakwaan kalian.”
Ayat ini menjelaskan bahwa inti ibadah qurban adalah keikhlasan dan ketakwaan, bukan semata-mata penyembelihan hewan.
Hadis Nabi tentang Keutamaan Qurban
Hadis tentang Amal yang Paling Dicintai Allah pada Hari Nahr
مَا عَمِلَ ابْنُ آدَمَ يَوْمَ النَّحْرِ أَحَبَّ إِلَى اللَّهِ مِنْ إِهْرَاقِ الدَّمِ
Ma ‘amila ibnu Adama yauman-nahri ahabba ilallahi min ihraqid-dam.
Terjemah: “Tidak ada amalan anak Adam pada Hari Nahr yang lebih dicintai Allah daripada mengalirkan darah (hewan qurban).”(HR. Ibnu Majah dan Tirmidzi)
Hadis ini menunjukkan besarnya keutamaan ibadah qurban di sisi Allah SWT.
Hadis tentang Orang Mampu yang Tidak Berqurban
مَنْ كَانَ لَهُ سَعَةٌ وَلَمْ يُضَحِّ فَلَا يَقْرَبَنَّ مُصَلَّانَا
Man kana lahu sa‘atun wa lam yudhahhi fala yaqrabanna mushallana.
Terjemah: “Barangsiapa memiliki kelapangan rezeki tetapi tidak berqurban, maka janganlah mendekati tempat shalat kami.”(HR. Ibnu Majah)
Hadis ini menunjukkan betapa penting dan besarnya anjuran qurban bagi umat Islam yang mampu.
Hadis tentang Larangan Memotong Rambut dan Kuku
إِذَا دَخَلَتِ الْعَشْرُ وَأَرَادَ أَحَدُكُمْ أَنْ يُضَحِّيَ فَلَا يَمَسَّ مِنْ شَعْرِهِ وَبَشَرِهِ شَيْئًا
Idza dakhalatil ‘asyru wa arada ahadukum an yudhahhiya fala yamassa min sya‘rihi wa basyarihi syai’a.
Terjemah: “Jika telah masuk sepuluh hari pertama Dzulhijjah dan salah seorang dari kalian hendak berqurban, maka janganlah ia memotong rambut dan kulitnya sedikit pun.”(HR. Muslim)
Hadis ini menjadi dasar adab bagi orang yang hendak melaksanakan qurban.
Penjelasan Ulama Salaf tentang Qurban
Imam An-Nawawi dalam Kitab Al-Majmu’
Imam An-Nawawi رحمه الله menjelaskan bahwa qurban menurut mazhab Syafi’i adalah sunnah muakkadah bagi orang yang mampu. Beliau menyebut bahwa meninggalkan qurban bagi orang mampu hukumnya makruh.
الأضحية سنة مؤكدة عندنا
Al-udh-hiyyatu sunnatun mu’akkadatun ‘indana.
Terjemah “Qurban menurut kami adalah sunnah yang sangat dianjurkan.”(Kitab Al-Majmu’ Syarh Al-Muhadzdzab)
Ibnu Qudamah dalam Kitab Al-Mughni
Ibnu Qudamah menjelaskan bahwa qurban termasuk syiar Islam yang agung dan dianjurkan memilih hewan terbaik.
ويستحب استسمان الأضحية واستحسانها
Wa yustahabbu istismanul-udh-hiyyati wastihsanuha.
Terjemah: “Disunnahkan memilih hewan qurban yang gemuk dan bagus.”(Kitab Al-Mughni)
Hikmah dan Keutamaan Qurban
Meneladani Nabi Ibrahim AS
Qurban mengajarkan ketaatan total kepada Allah sebagaimana pengorbanan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
Bentuk Syukur kepada Allah
Melalui qurban, seorang muslim menunjukkan rasa syukur atas nikmat rezeki yang diberikan Allah SWT.
Menguatkan Kepedulian Sosial
Daging qurban dibagikan kepada fakir miskin dan masyarakat sehingga mempererat ukhuwah Islamiyah.
Menghidupkan Syiar Islam
Qurban merupakan syiar besar yang tampak nyata dalam kehidupan umat Islam setiap Hari Raya Idul Adha.
Dalil tentang qurban sangat kuat dalam Al-Qur’an, hadis sahih, dan penjelasan para ulama salaf Ahlussunnah wal Jamaah. Ibadah ini bukan hanya tradisi tahunan, tetapi syiar besar Islam yang mengandung nilai ketakwaan, pengorbanan, kepedulian sosial, dan kecintaan kepada Allah SWT.
Karena itu, kaum muslimin yang memiliki kemampuan hendaknya bersemangat melaksanakan qurban dengan niat ikhlas dan mengikuti tuntunan syariat.
Komentar0