67 Kitab Karya Mbah Riyan Kudus, Ulama Muda Kuli Bangunan Viral
67 Kitab Karya Mbah Riyan Kudus, Ulama Muda Kuli Bangunan Viral
Di tengah hiruk-pikuk zaman modern, kisah inspiratif sering lahir dari sosok-sosok sederhana. Salah satunya adalah Mbah Riyan, seorang ulama muda asal Kudus yang sehari-hari bekerja sebagai tukang bangunan. Nama beliau juga dikenal dengan sebutan Abu Harjo Al Jawi, dan dalam beberapa kitabnya beliau menggunakan nama pena Abu Ishaq Supriyanto Al Qudsy.
Bagi warga kampungnya, Mbah Riyan hanyalah seorang lelaki biasa: sederhana, tidak menonjol dalam status sosial, dan gemar memancing di sungai saat senggang. Namun di mata dunia keilmuan Islam, beliau memiliki kedudukan yang sangat tinggi. Dari tangannya lahir puluhan kitab, bahkan karya monumentalnya mencapai 12 jilid kitab besar dan lebih dari 100 naskah ilmiah.
Sosok yang Tampak Biasa, Namun Luar Biasa
Di sebuah kampung sederhana di Kudus, hidup seorang lelaki yang tampak biasa-biasa saja. Sehari-hari ia bekerja sebagai kuli bangunan, membantu membangun rumah-rumah warga. Waktu senggangnya ia habiskan untuk memancing, sebuah hobi yang membuatnya semakin lekat dengan kesan sederhana di mata masyarakat sekitar.
Namun siapa sangka, di balik kesederhanaan itu tersimpan lautan ilmu. Lelaki yang akrab disapa Mbah Riyan atau Ibnu Harjo ini, di dunia internasional dihormati sebagai seorang mu’alliq (penyusun kitab) sekaligus muhaqqiq (pengkaji dan penyunting kitab klasik). Julukan ini bukan tanpa alasan, karena karya-karyanya memang diakui oleh banyak ulama lintas negara.
- Abu Harjo Al Jawi → menunjukkan identitas beliau sebagai ulama asal Jawa.
- Abu Sabiq Supriyanto Al Qudsy → banyak ditemukan dalam naskah dan kitab karyanya.
- Ibnu Harjo → julukan yang populer di kancah internasional.
Nama-nama ini menjadi ciri khas dan menegaskan bahwa meski beliau berasal dari kampung sederhana, karya dan pemikirannya melintasi batas geografis hingga dikenal luas di dunia Islam.
Kitab-Kitab Karangan Mbah Riyan Kudus
Produktivitas menulis Mbah Riyan sangat luar biasa. Beliau tidak hanya menyalin atau menyusun risalah singkat, tetapi juga melahirkan karya-karya besar yang bernilai akademis tinggi.
1. Al-Istihsan, haqiqotuhu wa hujjiyyatuhu, coretan alfaqir. Download
2. Dilalah Qorinah Al-Muwadlobah ‘Inda Al-Ushuliyyin, coretan alfaqir. Download
3. Rodd Al-Hadits Al-Dlo’if Bi Al-Kulliyyah Fitnah Kabiroh Mu’ashiroh, coretan alfaqir. Download
4.Is’af Al-Mutholi’ bab Ijtihad, karya Syaikh Mahfudz Al-Termasy Al-Jawy (w : 1338 H). Download
5. Is’af Al-Mutholi’ bab Taqlid, karya Syaikh Mahfudz Al-Termasy Al-Jawy (w : 1338 H). Download
6. Is’af Al-Mutholi’ bab Aqidah, karya Syaikh Mahfudz Al-Termasy Al-Jawy (w : 1338 H). Download
7. Is’af Al-Mutholi’ bab Tasawuf, karya Syaikh Mahfudz Al-Termasy Al-Jawy (w : 1338 H). Download
8. Tahqiq Al-Kalimat Fi Al-Ushul Al-Fiqhiyyat, karya Syaikh Abul Hasan Al-Bakri Al-Syafi’iy (w : 952 H) Download
9. Tuhfah Al-Nubala’ Fi Tafahhumi Hukmi Taqbil Dloroih Al-Auliya’, coretan alfaqir. Download
10. Al-Taufiq Al-Jaliy Bain Al-Asy’ariy Wa Al-Hambaliy, karya Syaikh Abdul Ghoni Al-Nabulisy Al-Hanafiy (w : 1143 H) Download
11. Al-Dzakhoir Al-Qudsiyyah Fi Ziyaroh Khoir Al-Bariyyah, karya Syaikh Abdul Hamid KUDUS Al-Syafi’iy (w : 1334 H) Download
12. Al-Tuhfah Al-Mardliyyah Fatwa Fi Jawaz Tafsir Al-Qur’an Bi Al-A’jamiyyah, karya Syaikh Abdul Hamid KUDUS Al-Syafi’iy (w : 1334 H) Download
13. Sualat Al-Nabiy Fi Shohih Al-Bukhoriy (1), coretan alfaqir. Download
14. Sualat Al-Nabiy Fi Shohih Al-Bukhoriy (2), coretan alfaqir. Download
15. Sualat Al-Nabiy Fi Shohih Muslim, coretan alfaqir. Download
16. Sualat Al-Nabiy Fi Sunan Abi Dawud, coretan alfaqir. Download
17. Sualat Al-Nabiy Fi Sunan Tirmidzi, coretan alfaqir. Download
18. Sualat Al-Nabiy Fi Sunan Ibni Majah, coretan alfaqir. Download
19. Sualat Al-Nabiy Fi Sunan Nasai, coretan alfaqir. Download
20. Sualat Al-Nabiy Fi Muwaththo’ Malik, coretan alfaqir. Download
21. Sualat Al-Nabiy Fi Sunan Darimi, coretan alfaqir. Download
22. Sualat Al-Nabiy Fi Musnad Ahmad (jilid 1), coretan alfaqir. Download
23. Sualat Al-Nabiy Fi Musnad Ahmad (jilid 2), coretan alfaqir. Download
24. Sualat Al-Nabiy Fi Musnad Ahmad (jilid 3), coretan alfaqir. Download
25. Sualat Al-Nabiy Fi Musnad Ahmad (jilid 4), coretan alfaqir. Download
26. Fath Al-Majid Fi Bayan Al-Taqlid, karya Syaikh Ahmad Dahlan Al-Pacitaniy (w : 1329 H) Download
27. Nuzhah Al-Afham Fi Ma Ya’tri Al-Dukhon Min Al-Ahkam, karya Syaikh Ahmad Dahlan Al-Pacitaniy (w : 1329 H) Download
28. Urjuzah Fi Ba’dl Masail Tauhidiyyah Wa tholab al-Ilm, karya Syaikh Abdul Qodir Al-Qoshob (w : 1360 H) Download
29. Al-Qoul Al-Ajma’ Fi Kasyf Al-Masail Al-Arba’, karya Syaikh Abdulloh Yasin Al-Pasuruaniy (w : sekitar 1380 H) Download
30. Al-Hujaj Al-Balighoh ‘Ala Al-Syubah Al-Zaighoh, karya Syaikh Abdulloh Yasin Al-Pasuruaniy (w : sekitar 1380 H) Download
31. Fath Al-Rohim Fi Tauhid Robb Al-‘Arsy Al-‘Adzim, karya Syaikh Muhammad Idrus Al-Buthoniy (w: sekitar 1851 M) Download
32. Kasyf Al-Hijab Fi Muroqobah Al-Wahhab, karya Syaikh Muhammad Idrus Al-Buthoniy (w: sekitar 1851 M) Download
33. Tahsin Al-Aulad fi Tho’ah Robb ‘Al-Ibad. karya Syaikh Muhammad Idrus Al-Buthoniy (w: sekitar 1851 M) Download
34. Al-Habl Al-Watsiq Fi Al-Tauhid Wa Al-Tashdiq, karya Syaikh Abdul Kholiq Al-Buthoniy. Download
35. Hadiyyah Al-Basyir Fi Ma’rifah Al-Qodir, karya Syaikh Muhammad Idrus Al-Buthoniy (w: sekitar 1851 M) Download
36. TanbiH Al-Ghofil Wa Tanzih Al-Mahafil, karya Syaikh Muhammad Sholih Al-Buthoniy (w : 1885 M) Download
37. Thowali’ Al-Huda Wa Al-Fash, karya Syaikh Muhammad Ali Al-Malikiy (w : 1367 H) Download
38. ‘Ain Al-Haqiqoh, karya Syaikh Muhammad Ali Al-Malikiy (w : 1367 H) Download
39. Fath Al-Muta’aliy, karya Syaikh Muhammad Ali Al-Malikiy (w : 1367 H) Download
40. Al-Dalail Al-Wadhihat Fi Itsbat Al-Karomat, karya Syaikh Ibrohim Al-Birmawiy (w : 1106 H) Download
41. Hilyah Al-Shibyan ‘Al Fath Al-Rohman, karya Syaikh Nawawi Al-Bantaniy. Download
42. Nashihah Al-Muslimin Fi Fadlo’il Al-Jihad, karya Syaikh Abdus Shomad Al-Palembangiy. Download
43. Anis Al-Muttaqin, karya Syaikh Abdus Shomad Al-Palembangiy. Download
44. Nafhah Al-Rohman Fi Manaqib Ahmad Dahlan, karya Syaikh Abu Bakar Syatho (w : 1310 H) Download
45. Risalah Fi Anwa’ Al-Tawassul, karya Syaikh Abdus Sattar Al-Dihlawiy Al-Hanafiy ( w : 1355 H) Download
46. Faidl Al-Hurum Fi Adab Al-Muthola’ah, karya Syaikh Ahmad Isa Al-Hanafiy (w : 1113 H) Download
47. Al-Kasyf Wa Al-Bayan Fi ma Yat’allaq Bi Al-Nisyan, karya Syaikh Abdul Ghoni Al-Hanafiy. Download
48. Qola’id Al’Iqyan Fima Yurits Al-Faqr Wa Al-Nisyan, karya Syaikh Ibrahim Al_najiy Al-Syafi’iy (w : 900 H) Download
49. Al-Suyuf Al-Tsiqol, karya Syaikh Abdul Baqi Al-Hanafiy (w : 1078 H) Download
50. Karomat Al-Auliya’, karya Syaikh Ahmad al-Ajamiy Al-Syafi’iy (w : 1086 H) Download
51. Nuzhah Al-Fikr Fi Subhah Al-Dzikr, karya Syaikh Muhammad Abdul Hayyi Al-Hanafiy (w : 1304 H) Download
52. Risalah Fi Jawaz Al-Tawassul, karya Syaikh Yusuf Al-Ahdal Al-Syafi’iy (w : 1246 H) Download
53. Al-Qoul Al-Tahif Fi Tarjamah Al-Syaikh Ahmad Khothib Ibn Abd Al-Lathif, karya Syaikh Ahmad Khothib Al-Minangkabawiy (w : 1334 H) Download
54. Al-Roudl Al-Roidl Fi 'Adami Shihhati Nikah Ahl Al-Sunnah Li Al-Rowafidl, karya Syaikh Ali Al-Murodi Al-Hanafiy (w : 1184 H) Download
55. Hadmu Binail Bani Birodd Al-Syaikh Al-Albaniy 'Ala Al-Albaniy, coretan alfaqir. Download
56. Risalah Tata'alaaq Bi Sholat Al-Jum'ah, karya Syaikh Abu Bakar Syatho Al-Syafi'iy (w : 1310). Edisi trailer gak full. Download
57. Umdatul Awwam, karya Syaikh Nawawi Banten (w : 1316 H). Edisi trailer gak full. Download
58. Nail Al-Ma'mul BiHasyiyah Ghoyah Al-Wushul, juz 1, karya Syaikh Muhammad Mahfud AtTremasiy Al-Asy'ariy Al-Syafi'iy (w : 1338 H). Edisi trailer gak full. Download
59. Nail Al-Ma'mul BiHasyiyah Ghoyah Al-Wushul, juz 2, karya Syaikh Muhammad Mahfud AtTremasiy Al-Asy'ariy Al-Syafi'iy (w : 1338 H). Edisi trailer gak full. Download
60. Izalat Al-Asaf Biitsbati Anna Talqin Al-Mayyit Huwa Madzhab Al-Salaf, coretan alfaqir. Download
61. Kitab Kopi Susu, coretan alfaqir. Download
62. Al-Ajwibah Al-Makkiyyah 'AN Al-Asilah Al-Jawiyyah, karya Syaikh Abdulloh Siroj. Edisi trailer gak full. Download
63. Kitab Foto2 Hot tentang Tawassul. Coretan alfaqir. Download
63. Fathul Ghoffar Bidzikril 'Ulama' Al-Kibar Alladzina Quburuhum Yutabarroku Biha Watuzar, coretan al-faqir. Download
64. Tanqiyatul Qulub, karya Syaikh Muhammad Idrus Al-Buthoniy. Edisi Matan dan Ta'liq saja. Download
65. Kitab "Nganu", Tasyniful Asma' Bisyarhi Ahkamil Jima', karya Syaikh Abdul Qodir Al-Syadziliy (w : 935 H). Download
66. Fathul Khobir Bisyarhi Miftah Al-Tafsir, karya Syaikh Muhammad Mahfudz At-Termasiy Al-Jawiy (w : 1338 H), 4 juz, edisi trailer gak full. Download
67. Tanbih Al-Ikhwan 'Ala tafahhum Adillat Hukm Al-Dukhon, coretan alfaqir. Download
Daftar Kitab Maktabah Turmusy yang Ditahqiq oleh Ibnu Harjo Al Jawi (Mbah Riyan)
- Bidayatul Hidayah – Imam Al Ghazali
- Fathul Mu'in - Syekh Zainuddi Al Malibari
- Syarah Uqududul Lujain - Syekh Nawawi Al Bantani
- Tuhfatut Thullab – Syekh Zakariya Al Anshori
- Fathul Majid - Syekh Nawawi Al Bantani
- Qurratul 'Uyun - Syekh Abdullah Muhammad At-Tahami bin al-Madani
- Qatrul Ghaits - Syekh Nawawi Al Bantani
- Kitab Dalailul Khairat – Syekh Sulaiman Al Jazuli
- Syarah Ta'limul Muta'allim – Syekh Yahya bin Bir Ali
- Tasyniful Asma - Syaikh Abdul Qodir bin Muhammad bin Muhammad Syajdili
- Al-Arba'un an-Nawawiyyah – Imam an Nawawi
- Tashilul Masalik - Kiai Abul Fadhol Senori
- Ad-Durrul Farid – Kiai Abul Fadhol Senori
- Ats-Tsimar Al-Yani’ah - Syekh Nawawi Al Bantani
- Syarah Al-Mawa'izh Al-Usfuriyyah – Syekh Muhammad bin Abu Bakr Al Ushfury
- Qomi' At-Thughyan - Syekh Nawawi Al Bantani
- Lathaaif Al-Isyarat - Syekh Abdul Hamid bin Muhammad Ali Qudsi.
- Fathur Khabir 2 Jilid - Syekh Mahfudz Tremas
- Sabilul Iddikar Wali'tibar - Habib Abdullah al Haddad
- Kitab Mirqatu Shu'ud At Tashdiq - Syekh Nawawi Al Bantani
- Kasyifatus Saja - Syekh Nawawi Al Bantani
- Nashaiul 'Ibad - Syekh Nawawi Al Bantani
- Bulughul Maram – Imam Ibnu Hajar Al-'Asqalani
- Syarah Tijan Ad-Darori - Syekh Nawawi Al Bantani
- Risalah Al-Mu'Awanah – Habib Abdullah al Haddad
- Al-Luma'fi Ushul Al-Fikh - Imam Abi Ishaq Ibrahim bin Ali As-Syirazy
- Bahjatul Wasail - Syekh Nawawi Al Bantani
- Syarah Mukhtashar Jiddan – Syekh Ahmad Zaini Dahlan
- Syarah Hazzir Ruus - Mbah Faqih Maskumambang
- At-Tibyan Fii Adabi Hamalatil Qur'an – Imam Nawawi
- Manhaj Dzawi An-Nadhor – Syekh Mahfudz Tremas
- Kitab Syarah Al Hikam – Syekh Abdul Majid As Syarnubi
- Ayyuhal Walad – Imam Al Ghazali
- An-Nashaih Ad-Diniyyah – Habib Abdullah Al Haddad
- Adz-Dzakhair Al-Qudsiyyah - Syekh Abdul Hamid Kudus Al-Jawi
- 'Umdatul 'Awam - Syekh Nawawi Al Bantani
- 'Ainul Haqiqah - Syekh Muhammad Ali bin Husain Al-Maliki
- Ta' limul Muta'allim - Syaikh Burhanuddin Al-Zarnuji
- Nuzhatul Fikr - Syekh Muhammad Abdul Hay Al-Laknawi
- Al-Muqaddimah Al-Hadromiyyah - Syekh Abdullah al-Hadhrami
- Matan Abi S - Al-Qadhi Abu Syuja'
- Nuur adz-Dzolam - Syekh Nawawi Al Bantani
- Matan Safiinatun-Naja - Syekh Salim bin bin Sumair al- Ḥadrami
- Qurrotul Aini – Syekh Zainuddin Al Malibari
- Nashihatul Muslimin – Syekh Abdusshamad Al Palimbani
- Nuzhatul Afham - Syekh Ahmad Dahlan Al-Pacitani
- Targhibul Musytaqin –Syekh Nawawi Al Bantani
Antara Tukang Bangunan dan Ulama Besar
Kisah Mbah Riyan penuh dengan ironi indah. Di satu sisi beliau bekerja sebagai kuli bangunan, menyusun bata demi bata untuk rumah warga. Namun di sisi lain, beliau menyusun bata-bata peradaban ilmu melalui kitab-kitab yang ditulisnya.
Dua sisi kehidupan ini justru membuat kisah beliau semakin viral dan menyentuh banyak hati. Netizen menyebutnya sebagai “ulama kuli bangunan” — sebuah julukan yang terdengar sederhana, tetapi penuh makna. Beliau membuktikan bahwa kedudukan ilmu tidak ditentukan oleh status sosial, tetapi oleh keikhlasan dan ketekunan.
Kemasyhuran yang Tak Pernah Dicari
Uniknya, ketenaran Mbah Riyan bukanlah sesuatu yang ia kejar. Beliau tidak menulis untuk popularitas atau sorotan kamera. Kitab-kitab yang lahir dari tangannya ditulis semata-mata demi menjaga khazanah ulama klasik agar tetap hidup dan bisa dipelajari lintas generasi.
Inilah hakikat seorang alim sejati: ilmunya bukan untuk panggung, melainkan untuk peradaban. Beliau adalah contoh nyata bahwa kemuliaan ilmu lebih abadi dibanding kemasyhuran sesaat.
Viral di Dunia Maya
Kisah Mbah Riyan mulai viral setelah banyak santri dan masyarakat mengunggah cerita tentangnya di media sosial. Foto-foto beliau sedang bekerja sebagai tukang bangunan, namun di sisi lain mampu menulis kitab tebal, membuat banyak orang kagum.
Nama beliau pun ramai diperbincangkan di berbagai platform seperti Facebook, TikTok, hingga YouTube. Tagar #MbahRiyan, #AbuHarjoAlJawi, dan #IbnuHarjo sempat trending, memperlihatkan betapa besar perhatian publik terhadap sosok ulama rendah hati ini.
Cermin Bagi Kita Semua
Kisah Mbah Riyan adalah sebuah cermin bagi generasi hari ini. Kemuliaan sejati tidak selalu identik dengan popularitas atau kekayaan.
Banyak orang masyhur di mata manusia, tetapi tiada bernilai di sisi Allah.
Sebaliknya, ada yang sederhana di mata masyarakat, namun sangat agung di hadapan Allah dan dalam sejarah ilmu.
Mbah Riyan mengajarkan bahwa hidup sederhana tidak menghalangi seseorang untuk memberikan manfaat besar bagi peradaban.
Pengaruh dan Inspirasi
Dampak dari perjalanan hidup beliau begitu luas:
- Bagi santri → karya-karya beliau menjadi tambahan rujukan dalam kajian kitab kuning.
- Bagi akademisi → sosoknya menjadi fenomena unik yang layak diteliti dalam kajian literasi Islam Nusantara.
- Bagi masyarakat umum → menjadi motivasi bahwa keterbatasan ekonomi bukan penghalang untuk berkarya.
Kisah beliau bahkan mulai masuk ke dalam diskusi ilmiah, baik di pesantren maupun perguruan tinggi, sebagai teladan ulama produktif di era modern.
Dari tangan seorang tukang bangunan yang juga hobi memancing, lahir rumah-rumah warga di kampungnya. Namun lebih dari itu, lahir pula karya-karya monumental yang menyeberangi lautan ilmu.
Masyarakat kampung mungkin hanya mengenalnya sebagai Mbah Riyan si tukang bangunan. Tetapi sejarah akan mencatatnya sebagai Ibnu Harjo, ulama muhaqqiq yang karyanya melintasi batas negeri.
Semoga kisah inspiratif ini menjadi pengingat bagi kita semua: kemuliaan hidup bukan pada gelar dan status, tetapi pada ilmu, ketulusan, dan manfaat yang kita tinggalkan untuk umat.
Posting Komentar