Doa Malam 27 Rajab
بِسْمِ اللهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ
اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ،
حَمْدًا يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ، يَا رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ
كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ. اَللّٰهُمَّ صَلِّ
وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ
بِمُشَاهَدَةِ أَسْرَارِ الْمُحِبِّينَ، وَبِالْخَلْوَةِ الَّتِي خَصَّصْتَ بِهَا
سَيِّدَ الْمُرْسَلِينَ، حِينَ أَسْرَيْتَ بِهِ لَيْلَةَ السَّابِعِ
وَالْعِشْرِينَ، أَنْ تَرْحَمَ قَلْبِيَ الْحَزِينَ، وَتُجِيبَ دَعْوَتِي يَا
أَكْرَمَ الْأَكْرَمِينَ.
اَللّٰهُمَّ افْتَحْ عَلَى قُلُوْبِنَا
فُتُوْحَ الْعَارِفِيْنَ، وَوَفِّقْنَا تَوْفِيْقَ الصَّالِحِيْنَ، وَاشْرَحْ
صُدُوْرَنَا لِلْخَيْرِ وَالْعَمَلِ الصَّالِحِ. اَللّٰهُمَّ نَوِّرْ قُلُوْبَنَا
بِنُوْرِ هِدَايَتِكَ، وَأَعِنَّا عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ.
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي
عَلَى دِينِكَ وَعَلَى طَاعَتِكَ. رَبَّنَا لَا تُزِغْ قُلُوبَنَا بَعْدَ إِذْ
هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ.
اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ سَلَامَةً
فِي الدِّينِ، وَعَافِيَةً فِي الْجَسَدِ، وَزِيَادَةً فِي الْعِلْمِ، وَبَرَكَةً
فِي الرِّزْقِ، وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ، وَرَحْمَةً عِنْدَ الْمَوْتِ،
وَمَغْفِرَةً بَعْدَ الْمَوْتِ، اَللّٰهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا فِي سَكَرَاتِ
الْمَوْتِ، وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ، وَالْعَفْوَ عِنْدَ الْحِسَابِ.
اَللّٰهُمَّ اجْعَلْ أَوْلَادَنَا
أَوْلَادًا صَالِحِينَ حَافِظِينَ لِلْقُرْآنِ وَالسُّنَّةِ فُقَهَاءَ فِي
الدِّينِ مُبَارَكًا حَيَاتُهُمْ فِي الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ. رَبَّنَا هَبْ لَنَا
مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ
إِمَامًا.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً
وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ
وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ، وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.
Hikmah Besar Isra Mi'raj untuk Kita:
Keutamaan Shalat 5 Waktu: Satu-satunya ibadah yang perintahnya turun langsung di langit, membuktikan shalat adalah "oleh-oleh" terindah bagi umat manusia.
Ujian Keimanan: Peristiwa ini adalah cara Allah menyaring siapa yang benar-benar beriman kepada hal gaib dan kekuasaan-Nya yang tak terbatas.
Hiburan di Kala Sedih: Isra Mi'raj terjadi di Amul Huzni (Tahun Kesedihan). Hikmahnya: Setelah kesulitan yang amat sangat, Allah pasti siapkan kemuliaan.
Pentingnya Adab & Kesucian: Sebelum berangkat, dada Rasulullah disucikan. Pengingat bahwa untuk menghadap Allah, hati kita harus bersih dari penyakit hati.
Kepemimpinan Rasulullah: Menjadi imam bagi para nabi terdahulu di Masjidil Aqsa menunjukkan bahwa Islam adalah penyempurna risalah-risalah sebelumnya.
🌙 Hikmah Besar Isra Mi’raj
1. Perintah Shalat sebagai Tiang Agama
Isra Mi’raj menegaskan bahwa shalat adalah ibadah paling utama, satu-satunya perintah yang diterima Rasulullah ﷺ langsung dari Allah tanpa perantara. Ini menunjukkan kedudukan shalat yang sangat agung dalam Islam.
2. Pentingnya Kedisiplinan Waktu
Shalat memiliki waktu-waktu tertentu yang mengajarkan umat Islam disiplin, tertib, dan konsisten dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
3. Penguatan Iman di Tengah Ujian
Peristiwa Isra Mi’raj terjadi setelah Rasulullah ﷺ mengalami masa duka (عام الحزن). Ini mengajarkan bahwa setelah kesulitan pasti ada pertolongan dan kemuliaan dari Allah.
4. Kekuatan Akidah dan Keimanan
Isra Mi’raj adalah ujian keimanan. Orang beriman menerimanya dengan yakin, sedangkan orang yang ragu akan berpaling. Ini menanamkan pentingnya iman kepada perkara ghaib.
5. Kedudukan Rasulullah ﷺ sebagai Pemimpin Para Nabi
Rasulullah ﷺ menjadi imam shalat bagi para nabi di Masjidil Aqsha, menegaskan bahwa beliau adalah penutup dan pemimpin para rasul.
6. Hubungan Langit dan Bumi
Isra Mi’raj mengajarkan bahwa hubungan manusia dengan Allah terjalin melalui ibadah, khususnya shalat, yang menjadi sarana “mi’raj” spiritual bagi orang beriman.
7. Islam Menghargai Akal dan Wahyu
Peristiwa ini menegaskan bahwa akal memiliki batas, dan wahyu menjadi pedoman utama dalam memahami perkara ilahiyah.
8. Kemudahan dalam Syariat
Awalnya shalat diwajibkan 50 waktu, lalu diringankan menjadi 5 waktu dengan pahala 50. Ini menunjukkan kasih sayang dan rahmat Allah kepada umat Nabi Muhammad ﷺ.
Komentar0