TfC0Tpd7Tpd5GUC9TfA0BUr7BY==

16 Tokoh NU yang Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional dan Peran Besarnya untuk Indonesia

🕌 16 Tokoh NU yang Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional dan Peran Besarnya untuk Indonesia

Nahdlatul Ulama (NU) tidak hanya dikenal sebagai organisasi keagamaan terbesar di Indonesia, tetapi juga sebagai penjaga nilai-nilai kebangsaan. Banyak ulama NU yang ikut memperjuangkan kemerdekaan dan berperan penting dalam membangun bangsa.

16 Tokoh NU yang Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional

Pemerintah Republik Indonesia telah memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada 16 tokoh NU atas jasa luar biasa mereka.

🕋 1. KH Muhammad Hasyim Asy’ari

  • Pendiri Nahdlatul Ulama dan pengasuh Pesantren Tebuireng, Jombang.
  • Beliau mengeluarkan Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang menjadi pemicu pertempuran Surabaya.
  • Perannya dalam pendidikan dan perjuangan kemerdekaan menjadikannya simbol ulama pejuang sejati.

📖 2. KH Abdul Wahid Hasyim

  • Putra Hadratussyaikh KH Hasyim Asy’ari dan tokoh muda NU yang ikut dalam BPUPKI serta PPKI.
  • Ia turut menyusun dasar negara dan menjabat Menteri Agama RI pertama.
  • KH Wahid Hasyim memodernisasi pesantren dengan memasukkan pendidikan umum tanpa meninggalkan nilai Islam.

🕌 3. KH Abdul Wahab Chasbullah

  • Pendiri organisasi Tashwirul Afkar dan Nahdlatut Tujjar sebelum berdirinya NU.
  • Beliau dikenal sebagai motor kebangkitan santri dan ulama dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

⚔️ 4. KH Zainul Arifin

  • Panglima Laskar Hizbullah dari Sumatra Utara.
  • Setelah kemerdekaan, ia menjadi Wakil Perdana Menteri dan tokoh penting dalam politik nasional.
  • Kiprahnya menunjukkan perpaduan antara perjuangan bersenjata dan dakwah.

🕌 5. KH Idham Chalid

  • Ketua Umum PBNU selama lebih dari 20 tahun.
  • Pernah menjabat Ketua MPR/DPR serta Wakil Perdana Menteri.
  • Ia dikenal sebagai ulama negarawan yang mengutamakan persatuan bangsa.

⚔️ 6. KH Zainal Musthafa

  • Ulama dari Tasikmalaya yang menentang penjajahan Jepang dan Belanda.
  • Beliau memimpin perlawanan santri hingga gugur sebagai syuhada.
  • Keberaniannya menjadi inspirasi bagi santri seluruh Indonesia.

🕌 7. KH As’ad Syamsul Arifin

  • Pengasuh Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo.
  • Beliau dikenal sebagai tokoh yang menegaskan penerimaan Pancasila oleh NU dan aktif dalam perjuangan melawan penjajahan.

⚔️ 8. KH Syam’un

  • Tokoh NU dari Banten yang memimpin PETA dan TKR dengan ribuan pasukan.
  • Selain ulama, ia juga komandan militer dan pendidik rakyat dalam perjuangan kemerdekaan.

🕌 9. KH Masjkur

  • Anggota BPUPKI dan pendiri PETA.
  • Beliau turut merumuskan Pancasila dan pernah menjabat sebagai Menteri Agama RI.
  • Perannya memperkuat sinergi antara Islam dan nasionalisme.

🕌 10. KH Abdul Chalim Leuwimunding

  • Ulama Majalengka yang aktif melawan penjajahan dan membina Laskar Hizbullah.
  • Beliau juga mendirikan koperasi Muslimin, menumbuhkan kemandirian ekonomi umat.

🕌 11. KH Syaikhona Muhammad Kholil

  • Ulama kharismatik dari Bangkalan, Madura — guru para pendiri NU.
  • Beliau dikenal menanamkan semangat keilmuan dan cinta tanah air pada murid-muridnya, termasuk KH Hasyim Asy’ari.

🇮🇩 12. KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur)

  • Presiden ke-4 Republik Indonesia dan tokoh besar NU.
  • Gus Dur memperjuangkan pluralisme, demokrasi, dan kebebasan beragama.
  • Ia dikenal sebagai tokoh pembela kaum kecil dan simbol toleransi.

🎬 13. Usmar Ismail

  • Sastrawan, wartawan, dan sutradara film yang juga aktif di NU.
  • Dikenal sebagai Bapak Perfilman Indonesia, beliau menyebarkan nilai Islam dan nasionalisme melalui seni dan budaya.

👑 14. Andi Mappanyukki

  • Raja Bone, tokoh adat dan penyebar NU di Sulawesi Selatan.
  • Ia berjuang melawan penjajahan Belanda dan menyatukan kekuatan adat, agama, dan nasionalisme.

👑 15. Andi Djemma

  • Raja Luwu yang mendirikan NU di wilayahnya dan memimpin rakyat melawan Belanda pada tahun 1946–1948.
  • Perjuangannya menginspirasi rakyat Sulawesi untuk mempertahankan kemerdekaan.

👑 16. Sultan Muhammad Salahuddin

  • Sultan Bima yang berperan menyebarkan NU di Nusa Tenggara.
  • Pada 1936 beliau menjadi Ketua NU Cabang Bima dan mendorong pendidikan Islam serta perjuangan rakyat melawan penjajahan.

✨ Kesimpulan

Dari 16 tokoh besar NU yang telah dianugerahi gelar Pahlawan Nasional, tampak bahwa perjuangan mereka tidak hanya di medan perang, tetapi juga dalam pendidikan, politik, sosial, dan budaya.

Mereka membuktikan bahwa nilai keislaman dan nasionalisme dapat berjalan beriringan demi kemerdekaan dan kemajuan bangsa.

“Ulama pejuang adalah pelita bangsa.”

Semangat perjuangan mereka menjadi warisan abadi bagi generasi muda Nahdliyin dan seluruh rakyat Indonesia.

nu.or.id

#NU #PahlawanNasional #UlamaPejuang #SejarahIndonesia #SantriUntukNegeri #HasyimAsyari #GusDur


Komentar0

Type above and press Enter to search.